Desain dan Implementasi Sepeda Statis untuk Kebugaran Berbasis Sensor PPG
DOI:
https://doi.org/10.59378/jcenim.v3i2.72Kata Kunci:
Sepeda, kecepatan, Denyut JantungAbstrak
Bersepeda merupakan olahraga dengan risiko cedera yang rendah, namun dapat meningkatkan kebugaran fisik secara signifikan serta mengurangi risiko masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung. Jumlah pesepeda meningkat pada tahun 2020, yang dapat dibuktikan dengan peningkatan penjualan sepeda hingga sepuluh kali lipat. Seiring dengan meningkatnya jumlah pesepeda, jumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pesepeda juga mengalami peningkatan. Selain itu, masyarakat cenderung
lebih jarang melakukan aktivitas di luar ruangan dan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, bahkan untuk bekerja, yang menyebabkan peningkatan berat badan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah bersepeda di dalam ruangan menggunakan sepeda statis atau alat pelatih sepeda dalam ruangan. Dengan menggunakan alat pelatih sepeda, aktivitas bersepeda dapat dilakukan di ruang terbatas seperti di dalam ruangan. Penambahan sensor efek Hall pada alat pelatih sepeda bertujuan untuk menghitung jumlah putaran roda sehingga kecepatan sepeda dapat dihitung. Sensor PPG dipasang
pada pesepeda untuk mengukur denyut jantung per menit selama bersepeda. Dengan membandingkan denyut jantung dan kecepatan sepeda, pola bersepeda yang terukur dapat ditentukan. Untuk membuat aktivitas bersepeda dapat diukur, ditetapkan lima model latihan berdasarkan rentang BPM (Beat Per Minute) dan kecepatan, yaitu intens, ringan, intensif, aerobik, dan anaerobik.
Referensi
A. Davis and N. Cavill, “Cycling & health what’s the evidence?,” 2007.
R. Apriastini, R. I. Mahbubah, M. Z. Arifin, and A. Wicaksono, “Analisis prediksi kecelakaan pengguna sepeda di Kota Surabaya, Jawa Timur,” Rekayasa Sipil, vol. 12, no. 2, pp. 4–12, 2018. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.rekayasasipil.2018.012.02.4
M. Ammar, K. Brach, H. Trabelsi, et al., “Effects of COVID-19 home confinement on eating behaviour and physical activity: Results of the ECLB-COVID19 international online survey,” Nutrients, vol. 12, no. 6, pp. 1583, 2020. DOI: https://doi.org/10.3390/nu12061583
I. Setiawan, Buku Ajar Sensor Dan Transducer, Bandung, Indonesia, 2009.
C. A. Pratiwi, P. Madona, and Y. P. Wijawa, “Akuisisi data sinyal photoplethysmograph (ppg) menggunakan photodioda,” 2016.
R. P. Foundation, “Raspberry pi 3 model b,” Raspberry Pi, 2018, diakses pada 11 Oktober 2018. [Online]. Available: https://www.raspberrypi.org/products/raspberry-pi-3-model-b/
C. R. Martika, “Android application development to train cyclists by monitoring heart performance capabilities,” Master’s thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rifat al Jufri, Susi Juniastuti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with JCENIM agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




