Sistem Pengamanan Data Perhitungan Surat Suara Berbasis Metode Penyimpanan Blockchain Bertingkat
DOI:
https://doi.org/10.59378/jcenim.v3i1.65Kata Kunci:
e-voting, lockchain, sistem terdistribusiAbstrak
Voting adalah suatu proses untuk mengekspresikan pendapat masyarakat dalam memilih pemimpin atau dalam pengambilan keputusan. Sistem voting konvensional tidak efisien dari segi biaya dan waktu, sehingga solusinya adalah e-voting. Namun, sebagian besar sistem e-voting masih menggunakan server terpusat, sehingga sistem dapat mengalami gangguan apabila server utama mengalami kerusakan atau diretas. Oleh karena itu, pada proyek akhir ini solusi yang digunakan adalah sistem terdistribusi dengan penyimpanan data blockchain. Sistem ini akan dirancang menggunakan metode penyimpanan blockchain multilevel untuk suara di TPS (klien) tingkat desa, kota, provinsi, dan negara. Pada proyek ini, apabila blockchain disetujui oleh lebih dari 50% node dalam jaringan, maka blockchain tersebut dinyatakan valid. Selanjutnya, dengan 10000 surat suara, sistem dapat memvalidasi pengguna yang terdaftar untuk mengirimkan surat suara sesuai dengan ID kesalahan dari 10 kali pengujian. Selain itu, sistem mampu melakukan rekapitulasi surat suara pemilihan dengan baik. Diharapkan sistem ini dapat mengamankan data pemilihan.
Referensi
M. Gupta, Blockchain For Dummies. United States of America: John Wiley and Sons Inc., 2017.
A. Rayendra, “Rancang bangun sistem e-voting dengan menggunakan teknologi blockchain,” Master’s thesis, Politeknik Negeri Padang, Padang, 2017.
S. Nakamoto, “Bitcoin: A peer-to-peer electronic cash system,” Bitcoin.org, 2009.
M. Hajjar , “An e-voting system for lebanese elections,” Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 2006.
C. Zamora, “Seles: An e-voting system for medium scale online elections,” in Proceedings of the 6th Mexican International Conference on Computer Science (ENC’05), 2005.
C. Z. and A. Pilkjar, “E-voting in pakistan,” Master’s thesis, Department of Business Administration and Social Sciences, Lulea University of Technology, 2007.
L. H. and V. M. Simarmata, “E-voting: Kebutuhan vs. kesiapan (menyongsong) e-demokrasi,” Jawa Barat, 2011.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Wahyu Santoso,, Arta Kusuma Hernanda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with JCENIM agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




