Pendeteksi Penyakit Aritmia berbasis Prediksi Fitur QRS pada Sinyal ECG dengan Metode Feed Forward Backpropagation menggunakan Sistem Tertanam

Penulis

  • Lailatul Husniah Dept. Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Izzatul Masruroh Dep. Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember

DOI:

https://doi.org/10.59378/jcenim.v1i2.26

Kata Kunci:

Aritmia, Electrocardiography, Machine Learning, Backpropagation, Sistem Tertanam

Abstrak

Aritmia adalah suatu tanda atau gejala dari gangguan detak jantung atau irama jantung yang bisa

mengindikasikan pada penyakit kardiovaskular (penyakit yang berkaitan dengan organ jantung dan

pembuluh darah). Berdasarkan data dari American Heart Association (AHA) penyakit kardiovaskular terdata sebagai penyebab utama kematian, terhitung sebanyak hampir 836.546 kematian di US dan menjadi penyebab kematian secara global yang dilaporkan sudah lebih dari 17,9 juta kematian setiap tahun pada tahun 2015, angka tersebut diperkirakan akan tumbuh menjadi lebih dari 23,6 juta pada tahun 2030. Maka dari itu, deteksi aritmia sangat diperlukan dengan menggunakan teknologi pada bidang machine learning yang akhir-akhir ini sangat berkembang dengan pesat, sehingga penyakit aritmia bisa diketahui se-dini mungkin dan dapat segera menerima terapi / pengobatan tertentu untuk mengurangi resiko terkena penyakit kardiovaskular.

Referensi

Daftar Pustaka

American Heart Association, “Heart disease and stroke statistics 2018,” 2018.

Kompas, “Dokter jantung di indonesia langka,” https://sains.kompas.com, 2020, diakses: 2020-07-21.

V. Saritha, V. Sukanya, and Y. N. M. C., “Ecg signal analysis using wavelet transforms,” Anantapur, Andhra pradesh, India, 2008.

A. Chatlani, S. Kabu, and R. D. K., “Iot based detection of cardiac arrhythmias using raspberry pi,” Kolkata, West Bengal, India, 2017.

F. A. Darmawan, “Perangkat treadmill untuk mendeteksi kelainan detak jantung menggunakan sensor ecg berbasis single board computer,” Surabaya, 2019.

J. M. B. Babuslak, “The ecg signal prediction by using neural network,” Ostrava, Czechia.

An Approach to Detect QRS Complex Using Backpropagation Neural Network, Cyberjaya and Selangor, Malaysia: Multimedia University and International Islamic University, 2006.

O. Polakovic, “Backpropagation and his application in ecg classification,” Ostrava, Czechia, 2005.

A. Kurniawan, E. M. Y., and I. K. E. P., “Qvat qrs complex detection based on variance analysis and adaptive threshold for electrocardiogram signal,” Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Diterbitkan

2023-07-15

Cara Mengutip

Lailatul Husniah, & Izzatul Masruroh. (2023). Pendeteksi Penyakit Aritmia berbasis Prediksi Fitur QRS pada Sinyal ECG dengan Metode Feed Forward Backpropagation menggunakan Sistem Tertanam. Journal of Computer Engineering, Network, and Intelligent Multimedia, 1(2), 64–72. https://doi.org/10.59378/jcenim.v1i2.26

Terbitan

Bagian

Articles