Pengembangan Aplikasi Penentuan Posisi Sapi Menggunakan Metode Triangulasi Berbasis Cubeacon

Authors

  • Dhimas Kautsar F Dept. Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Indonesia
  • Supeno Mardi Susiki Nugroho Dept. Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59378/jcenim.v2i2.52

Keywords:

Cubeacon, Triangulasi, BLE, Posisi

Abstract

Loka Penelitian Sapi Potong, Grati, Pasuruan merupakan sebuah peternakan yang berada di bawah naungan Dinas Peternakan yang bertugas mengamati perkembangan sapi potong. Jumlah sapi di Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan adalah sebanyak 1.219 ekor. Untuk jumlah tersebut, Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan menyediakan area kandang seluas 4 hektare untuk penelitian sapi potong. Setiap bulan terdapat kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas peternakan di Grati
Pasuruan. Untuk sistem identifikasi posisi sapi di Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan, saat ini masih menggunakan metode manual dengan memeriksa tanda pada sapi satu per satu. Dengan sistem yang digunakan tersebut, dibutuhkan waktu yang lama untuk menemukan sapi yang akan diperiksa secara berkala. Hal ini mengakibatkan perlakuan dan pemeriksaan rutin terhadap sapi menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengembangkan sistem identifikasi posisi sapi dengan metode triangulasi berbasis cubeacon yang memudahkan peternak dalam melakukan perawatan dan pemeriksaan sapi secara berkala. Proses penentuan posisi sapi dilakukan dengan mengidentifikasi jarak antara cubeacon (BLE) dan receiver. Jarak diperoleh dari konversi redaman sinyal Bluetooth yang dikirimkan oleh cubeacon. Redaman sinyal tersebut berupa RSSI (Received Signal Strength Indicator)
dengan satuan dB. Selanjutnya, jarak tersebut diproses di dalam receiver dengan metode triangulasi  untuk mendapatkan posisi sapi dalam bentuk koordinat. Receiver ditempatkan di kandang sapi dan setiap sapi dipasangi cubeacon. Sistem ini berhasil diterapkan dengan kesalahan untuk setiap koordinat sebesar 0,5 meter hingga 2 meter. Sistem ini sangat membantu peternak di Grati Pasuruan dalam membantu perawatan dan identifikasi posisi sapi.

References

Kementrian Peternakan dan Kesehatan Hewan, “Populasi Sapi Perah menurut Provinsi, 2009-2016,” https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1018, 2016, data BPS.

D. Pamungkas, “Laporan Tahunan 2015,” Loka Penelitian Sapi Potong, Pasuruan, Tech. Rep., 2015.

Y. Wei, Y. Wu, L. Wang, and X. Zhu, “Research and application of locating factors based on ibeacon technology,” Journal of Communications, 2018.

Rezazadeh et al., “Novel ibeacon placement for indoor positioning in iot,” IEEE Internet of Things Journal, 2018.

Z. Hengrui, D. Qichang, D. Pan, and H. Bei, “Integrated ibeacon/pdr indoor positioning system using extended kalman filter,” Sensors, 2017.

Sung et al., “Indoor pedestrian localization using ibeacon and improved kalman filter,” Sensors, 2018.

Y. Wang, X. Yang, Y. Zhao, Y. Liu, and L. Cuthbert, “Bluetooth positioning using RSSI and triangulation methods,” in 2013 IEEE Consumer Communications and Networking Conference (CCNC), Jan 2013, pp. 837–842.

“ibeacon - beacon scanner,” https://codeday.me/news/20170530/19671.html, diakses pada: 2018-01-14.

N. Xin, G. Xiuzhen, H. Yuan, and R. Xi, “Wi-attack: Cross-technology impersonation attack against ibeacon services,” IEEE Access, 2021.

S. Chai, R. An, and Z. Du, “An Indoor Positioning Algorithm Using Bluetooth Low Energy RSSI,” in International Conference on Advanced Material Science and Environmental Engineering (AMSEE2016), 2016.

Downloads

Published

2024-07-15

How to Cite

Dhimas Kautsar F, & Supeno Mardi Susiki Nugroho. (2024). Pengembangan Aplikasi Penentuan Posisi Sapi Menggunakan Metode Triangulasi Berbasis Cubeacon. Journal of Computer Engineering, Network, and Intelligent Multimedia, 2(2), 78–87. https://doi.org/10.59378/jcenim.v2i2.52

Issue

Section

Articles